Di kantor tempat Saya bekerja ada OB
yang bernama Yunus. Dia juga orang baru di Perusahaan itu tapi anaknya periang.
Rantauan asal Kupang ini selain bertugas menyediakan kopi untuk karyawan pas coffee-break, juga bertanggungjawab pada
backwash tanks.
Beberapa pekan lalu, tepatnya ketika Saya
baru beberapa hari masuk kerja di Perusahaan yang sekarang, Yunus datang ke
ruangan Saya dengan membawakan baki berisi kopi mix pesanan Saya. Kebetulan
Yunus datang, Saya pun meminta tolong padanya utk naik dan mengambil jam
dinding yang berhenti berdetak karena baterainya habis. Di sela-sela
menggantikan baterai jam, kami sempat mengobrol sebentar. Waktu itu Saya
ditanya Yunus mengapa mau kerja di Perusahaan itu. Jawaban Saya cukup singkat
berhubung sedang sibuk mengetik laporan hasil uji harian, “mencari pengalaman”
jawab Saya.
Yunus terus bertanya mengapa tidak
berbisnis saja kemudian dia bilang dia punya ide bisnis tapi tidak berani
memulainya. Saya pun tertarik, alhasil pekerjaan Saya pun ditinggalkan sejenak
untuk mendengarkannya. Yunus melanjutkan cerita dengan logat Kupangnya yang
kental dan bilang “mungkin Ibu tertarik!”.. Uhmm,Saya pun berpikir cepat, jika
emang bisnis yang dimaksud begitu menggiurkan dan bagus peluangnya mengapa si
Yunus ini mau kerja jadi OB di Perusahaan itu? Dan Saya pun menanyakan hal
tersebut padanya. Yunus bilang dia tidak punya keberanian melakukan itu.
Ternyata bisnis yang dia maksud adalah
membuka showroom mobil. Wow! Ini anak
muda fantastic sekali. Saya pun mulai memberi dia wejangan2 yang berguna,
berupa support dangan kata2 inspiratif layaknya Pak Mario Teguh.
Saya bilang bahwa bisnis yang dimaksud memang memerlukan modal yang tidak
sedikit namun tidak ada yang tidak mungkin, modal bisa didapat dengan meminjam
dana dari relasi atau bank jika tekad kita benar2 sudah bulat dan yakin atau
terlebih dahulu bekerja di Perusahaan yang berhubungan dengan bisnis yang
dimaksud.
Yunus bilang masalahnya justru bukan
terbentur modal tapi keberanian utk melakukan itu dan dia juga tidak yakin
bahwa Saya sendiri bisa melakukan itu walaupun ada modalnya. Dengan rasa yang semakin
penasaran Saya pun bertanya pada Yunus darimana dia akan mendapatkan modal yang
besar itu dengan cepat, mengapa tidak berani mengambil langkah dan juga mengapa
dia menganggap Saya juga tidak mungkin berani menjalankan bisnis itu?.
Setelah ditunggu-tunggu jawabannya
adalah : “Karena yang Saya maksud, bisnis buka showroom mobil itu pake
Linggis, Bu!” (Linggis : Sejenis
perkakas yang terbuat dari besi, yang ujungnya bercabang seperti pengait pada
Palu atau Kunci Inggris). Dengan bakinya, Yunus tertawa senang dan berlari
keluar ruangan setelah Saya lempar botol minuman kosong dan sukses mengenai
bahunya…
Jadi, maksud si Yunus bisnis yang
menguntungkan itu buka showroom
mobil, modalnya cuma Linggis, caranya
rolling-door showroom mobil Orang
didongkrak pake Linggis, alias nyolong mobil…wajar aja dia bilang tidak
ada keberanian.. Hahahaaa..hari itu Saya sukses dikerjain OB kamseupay itu. Anak yang berumur sekitar
18th itu memang kocak. Ketika masih baru-baru masuk kerja di
Perusahaan itu, pernah si Yunus diteriakin Istrinya Manager, Yunus dilaporkan
rekan kerjanya karena ketahuan mematikan kompor gas dengan cara memercikkan air
ke kompor gas dan juga menggoyang2kan tabung gas. Rekan Yunus bukannya membantu
tapi malah kabur dan melapor ke Istri Manager (ternyata dia juga takut mati
dengan tragis.hehe). Ketika ditanya, si Yunus bilang sambil nyengir bahwa
biasanya kalo dikampungnya di Kupang sana musti dipercikkan air biar apinya
mati..Oalaaahh.. Bu Manager pun bilang bahwa tindakan dia memercik air ke
kompor dan menggoyangkan tabung gas itu bisa meledakkan Perusahaan itu.Hahahaa..
Berikutnya diajarin cara menghidup dan mematikan kompor gas..heheee
Buruh-buruh yang berasal dari daerah
Indonesia Bagian Timur (Kupang, Madura, Ambon) yang kerja di Perusahan itu,
rata-rata mereka kuat-kuat bekerja. Ada buruh cewek asal Kupang juga sangat
kuat mengangkat gallon, bukan satu
atau dua gallon yang diangkat ke
mobil box tapi banyak (Wuih!) ..tapi mereka juga makannya kuat dan simple,
Indomie bisa saja dimakan dengan cara direndam air (baik panas atau dingin), juga
bisa langsung dimakan tanpa direbus terlebih dahulu dan hebatnya dengan Indomie
sebungkus bisa makan satu piring porsi jumbo (kadangnambah).Ckckckkk….. Walaupun
gaya bicaranya kasar dan keras namun dominannya mereka adalah orang-orang periang.
Saya suka dan sering kali terhibur karena mereka. :)
Ngape dk usaha babi ngepet bai sekalian. Lol
ReplyDeleteWhahaa..
ReplyDeleteKepikiran sih..mengingat PLN yg jg sering mati :D
Keren :) bgus2
ReplyDeleteHehee..Terima kasih sudah mampir :)
ReplyDelete