Tiba-Tiba Peduli



Di kota tempat Saya tinggal sekarang sedang musim pemilu, pemilihan Walikota. Semaraknya begitu terasa dan membahana. Kampanye dimana-mana. Ada banyak event yang digelar namun dibumbui dengan aroma-aroma politik. Ada banyak bendera dan umbul-umbul partai yg dipasang tuk memeriahkan kota, menambah warna-warni tipikal orang-orang berduit, berlomba-lomba siapa yang paling hebat dan memenangkan hati rakyat.

Sepulang kerja kemarin sore Saya juga sempat melewati beberapa spanduk kampanye yang dipasang di kiri-kanan jalan. Tak sengaja mata Saya tertuju pada sebuah slogan di salah satu spanduk yang terpampang jelas. Pada spanduk itu, di posisi paling kiri di bawah photo caleg disana tertuliskan dengan huruf kapital ber’font Times New Roman, berwarna menarik, memperlihatkan hasil sablon berkualitas baik, “TIDAK BOHONG, TIDAK KORUPSI”. Lalu di bagian paling pojok kanan bawah spanduk ada objek seperti cap stempel yang didalamnya bertuliskan “BERSIH”.

Membaca sekilas saja spontan membuat Saya tersenyum. Slogan yang simple sekaligus lucu. Serta merta Saya menarik kesimpulan bahwa caleg tersebut sudah mengantisipasi dan memastikan kepada rakyat bahwa mereka bukan calon pemimpin seperti yang sebelum2nya. Mereka sudah mampu membaca dan memprediksi pikiran masyarakat dan hasil analisis itu diramu dalam pembentukan visi misi baru. Uhmm, Seperti itulah politik di kota Saya.

Pun tak jarang ada yang masih menganut system money politic. Masyarakat diiming-imingkan dengan kemewahan dan kesejahteraan, dimanja dan dilayani, dilakukan dengan berbagai cara. Tapi tunggu saatnya, ketika terpilih mereka (pasti) akan menuntut minta dikembalikan modal-modal yg pernah dikeluarkan, bahkan mereka meminta lebih.

Ehhhhh tapi tunggu duluuuu…..
Ada yang aneh???.. Hei Mentharie..Sejak kapan kamu menjadi pengamat politik? Bukankah selama ini kamu acuh tak acuh dan males bahas-bahas yg berbau politik..Hahahaa.. It’s right! Saya juga nyadar kok, jika emang jadi pengamat politik dadakan pasti Saya adalah komentator yang buruk.Hehehe. Yepp,This is not me.. Maybe the others me..              

Comments

  1. Skrang udh bisa jd pengamat politik

    ReplyDelete
  2. Hahaha..Iseng aja zi.. Saya aja heran kok ikut ngoment.hihiii :D

    ReplyDelete

Post a Comment